Wednesday, June 22, 2016

Wednesday, February 17, 2016

Sunday, September 6, 2015

Friday, September 4, 2015

Enam Kebohongan Mama

Mama dlm hidupnya membuat 6 kebohongan:

1. Saat makan, jika makanan kurang, ia akan memberikan makanan itu kepada anaknya dan berkata, “Cepatlah makan, Mama tidak lapar.”

2. Waktu makan, ia selalu menyisihkan ikan dan daging untuk anaknya dan berkata, “Mama tidak suka ikan, makanlah, nak..”

3. Tengah malam saat melihat dia sedang menjahit pakaian untuk mencari penghasilan buat keluarga, Ia berkata, “Cepatlah tidur, Mama masih belum ngantuk..”

4. Saat anak-anak sudah tamat dan bekerja di kota besar, mereka mengirimkan uang untuk Mama. Ia juga berkata, “Mama masih punya uang.”

5. Saat anak-anak sudah sukses, mereka menjemput mamanya untuk tinggal di kota besar, Ia lantas berkata, “Rumah tua kita sangat nyaman, Mama tidak terbiasa tinggal di sana.”

6. Saat menjelang tua, mama sakit keras, hanya bisa beristirahat, anak-anaknya akan menangis, tetapi Mama masih bisa tersenyum sambil berkata, “Jangan menangis, Mama tidak sakit.” Ini adalah kebohongan terakhir yg dibuat Mama.

Tidak peduli seberapa kaya kita, seberapa dewasanya kita, Mama selalu menganggap kita anak kecil, mengkhawatirkan diri kita tapi tidak pernah membiarkan kita mengkhawatirkan dirinya. Semoga semua anak-anak di dunia ini bisa menghargai setiap kebohongan Mama, setiap saat juga mensyukuri kebesaran seorang Mama

Pentingnya Science Dalam Pendidikan

otak kiri dan kanan
Gue yakin hampir semua orang di dunia setuju bahwa pendidikan itu penting. Tetapi apa sebenarnya tujuan pendidikan itu? Pendidikan yang bagaimana yang seharusnya diberikan kepada para pelajar? Dan mengapa science itu menjadi salah satu bagian penting dalam mencapai tujuan pendidikan tersebut? Artikel singkat ini gue tulis sebagai usaha untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu.

Tujuan Pendidikan
Sebagian besar orang masih beranggapan bahwa tujuan pendidikan itu adalah untuk mencari kerja. Nasehat-nasehat seperti “belajar yang rajin, supaya nanti bisa cari kerja, punya banyak uang, dan bahagia” masih sering terdengar dimana-mana. Tetapi benarkah pendidikan itu hanya bertujuan untuk mendapatkan pekerjaan dan bisa memiliki penghasilan?
Kalau kita teliti lebih jauh, pendidikan memiliki benefit jauh lebih banyak dari itu. Pendidikan menciptakan manusia yang lebih berarti baik itu sebagai pekerja, sebagai pemilih dalam masyarakat yang demokratis, sebagai pemikir, sebagai penerima informasi, sebagai penduduk yang bertanggung jawab, sebagai pribadi yang sehat dan bahagia, sebagai manusia dewasa yang berada dalam masyarakat yang terbuka dan progresif. Secara singkat, pendidikan itu menjadikan kita a better person.
Semua benefit itu tidak diperoleh dengan membatasi pendidikan hanya untuk survival di dunia kerja. Tetapi diperoleh dengan membangun kebiasaan belajar yang berkelanjutan kepada peserta didik. Salah satu kebiasaan belajar yang paling penting untuk ditanamkan sejak dini adalah kebiasaan untuk berpikir kritis.

Logika Sebagai Perangkat Berpikir kritis
Kritis dalam berpikir adalah salah satu karakter yang diharapkan dari orang yang terdidik dengan baik. Kritis bukan berarti terus-terusan skeptis terhadap informasi. Tetapi kritis berarti mengerti bagaimana suatu informasi itu dapat dievaluasi kebenarannya. Hal ini sangat penting karena sebagian besar keputusan yang kita lakukan dalam hidup kita sangat bergantung dengan informasi yang kita terima dan bagaimana kita mengolah informasi tersebut.
Perangkat untuk berpikir kritis tidak lain adalah logika. Logika adalah kumpulan aturan yang harus diikuti ketika kita mengevaluasi suatu informasi apakah informasi tersebut benar atau salah. Secara general, logika terbagi menjadi dua jenis, yaitu logika induksi dan logika deduksi, yang nggak akan gue bahas di artikel, bakal gue jelasin lebih lanjut.
Permasalahan Dalam Mengajarkan Logika
Meskipun kita sudah mengetahui bahwa logika adalah perangkat yang penting dalam berpikir kritis, membangun kebiasaan siswa untuk berpikir kritis dengan logika bukanlah hal yang mudah. Hal ini terjadi karena “mengajarkan logika” tidak menjamin siswa bisa “menerapkan ilmu logika”. Begitu juga “mengajarkan kesalahan-kesalahan dalam berlogika” tidak menjamin siswa bisa “terhindar dari kesalahan berlogika”.
Logika adalah sekumpulan aturan yang digunakan untuk mengevaluasi informasi. Tetapi aturan-aturan ini tidak dengan mudah dipelajari begitu saja. Para peneliti dari Evolutionary Psychologymenunjukkan bahwa manusia lebih mudah menggunakan logika jika itu diterapkan pada konteks yang sudah dia kuasai.
Pentingnya Konteks
Seorang anak SD pun sering kali membutuhkan konteks untuk memahami sesuatu. Gue sendiri pernah memberikan tes kepada seorang anak SD. Gue tanya “Berapa 3000 dikali 2?” dan dia nggak bisa jawab. Tetapi ketika gue berikan konteks: Kalau mau beli 2 apel yang masing-masing harganya adalah Rp 3000,-, berapa uang yang harus dibayar? Anak ini jawab dengan sangat cepat: Rp 6000,-.
Begitu juga ketika kita mengajari logika. Untuk kasus yang abstrak, orang dewasa pun masih sulit memahami aturan logika. Tetapi untuk konteks yang sudah familiar, hampir semua orang bisa menggunakan aturan-aturan logika tersebut. Salah satu contoh terkenal dalam disiplin ilmuPsychology of Reasoning adalah kasus “Wason Selection Task” yang selengkapnya bisa dilihat di wikipedia (gue sendiri pernah bikin contoh mirip ini di facebook).
Science Sebagai Konteks dari Berpikir Kritis Menggunakan Logika
Science bisa tidak ada gunanya bagi seseorang jika dipelajari dengan cara yang salah; Menghafal rumus tanpa mengerti konsep, menghafal berbagai metode untuk mengerjakan soal, dan sebagainya adalah salah satu contoh bentuk kesalahan dalam mempelajari science.
Tetapi science juga bisa sangat sangat dekat dengan kehidupan seseorang jika kita bisa menerapkan metode berpikir saintifik dalam mengevaluasi informasi yang kita terima.
Suatu teori pada science harus didukung dengan bukti (evidence) yang kuat. Antara teori yang satu dengan yang lainnya harus kompatibel, tidak boleh ada pertentangan. Begitu juga ketika mengajukan hipotesis baru. Suatu kejadian bisa diprediksi dengan mendeduksi dari teori yang sudah diketahui. Korelasi antara dua kejadian atau lebih bisa terlihat dari data statistik. Dan sebagainya.
Proses mempelajari science dengan benar akan melatih kita menggunakan prinsip-prinsip logika dalam mengevaluasi apakah informasi yang kita peroleh itu benar atau salah. Proses pelatihan ini akan mengasah ketajaman kita dalam berpikir kritis dan menggunakan logika.


Jadi ketika seorang bertanya kepada gue, “Apa pentingnya gue belajar science?” Jawaban gue: tergantung cara belajarnya. Kalau cuma menghafal rumus sih sebenernya jadi nggak penting. Tapi belajar science dengan benar bisa melatih kita berpikir dengan menggunakan prinsip-prinsip logika. Ini adalah pondasi yang sangat penting ketika kita ingin mempelajari disiplin ilmu apapun. Kemampuan kita mengevaluasi informasi juga akan mempengaruhi keputusan-keputusan kita mengenai “makanan apa yang sehat untuk gue”, “olahraga apa yang harus gue lakukan”, “pekerjaan apa yang baik untuk gue”, “bagaimana gue bisa secara efektif berkontribusi untuk masyarakat”, dan sebagainya.
Well… Intinya gue cuma mau bilang kalau pondasi science yang kuat akan mempermudah lo untuk menjadi a better person. Itu sebabnya science penting dalam pendidikan. Itu aja sih…

8 Pekerjaan keren yang membutuhkan matematika

Banyak orang mengeluh ketika berhadapan dengan matematika. Kesulitan menghafal beragam rumus dan tak mampu menyelesaikan berbagai bentuk soal hitungan membuat anak-anak merasa tertekan jika harus berhadapan dengan matematika.Apalagi guru matematika pada umumnya galak sehingga mengurangi semangat belajar. 

Padahal, jika saja matematika disajikan dengan cara yang lebih menarik (misalkan dengan perumpamaan permainan dan contoh kasus secara nyata), anak-anak pastiakan lebih tertarik dan mudah mengerti. Mereka pun tentu lebih terdorong belajar matematika bila mengetahui betapa pentingnya matematika dalam pekerjaan.Berikut ini beberapa pekerjaan impian yang memerlukan kemampuan matematika yang mumpuni:

1. Animator

Sering berandai dapat menciptakan tokoh animasi seperti Walt Disney? Seorang animator ternyata tidak terbatas bekerja membuat komik dan film kartun. Berbagai hal yang membutuhkan desain seperti iklan pun bisa dikerjakan animator. Meski dikerjakan secara digital, pertimbangan hitungan segi bentuk yang proposional butuhperhatian yang cukup detail. Animator menggunakan aljabar linier untuk membuat benda berputar, bergeser dan juga membuat bentuknya lebih besar dan lebih kecil.

2. Insinyur robotika

Merangkai robot yang bertujuan membantu tugas manusia adalah salah satu pekerjaan yang selalu mengalami perubahan setiap hari. Kebutuhan manusia selalu berkembangsehingga pasar dunia berlomba-lomba untukmenciptakan inovasi robot yang terbaru. Matematika sangat dibutuhkan untuk menyatukan berbagai senyawa dan perhitungan yang membuat robot-robot tersebut bergerak.

3. Pilot pesawat tempur

Hampir setiap anak bercita-cita menjadi seorang pilot pesawat tempur. Pastikan dia benar-benar mahir dalam berhitung. Karena tak hanya menjalankan pesawat dengan aman sampai ke tujuan, pilot pesawat tempur diharuskan dapat melakukan atraksi memutar pesawat di angkasa dan siap tempur melawan musuh kapan pun. Pilot harus terbiasa menghitung dan mengambil keputusan secara cepat.

4. Arsitek

Para arsitek menyatakan betappentingnya matematika dalam menganalisis dan menghitung masalah struktural dalam merancang rangka sebuah gedung. Hal tersebut juga merupakan solusi memastikan bahwa struktur bangunan akan tetap berdiri dan stabil. Arsitek yang lemah dalam matematika merupakan sumber bencana.

5. Fotografer

Pekerjaan ini sebenarnya tidak berhubungan langsung dengan matematika. Namun bagaimana cara menghitung komposisi yang tepat sebelum membidik dan mengambil gambar adalah merupakan perpaduan yang sempurna untuk menghasilkan foto yang baik dan berbicara.

6. Desainer fashion

Potongan lekuk baju haruslah sesuai denganbadan dari orang yang memesan. Menjadi seorang desainer fashion ternyata tak segampang perkiraan kita. Menggabungkan kreativitas, ahli berhitung dan penguasaan kerapian jahitan akan menghasilkan baju yang tampak sempurna ketika dipakai.

7. Ahli pemrograman

Tentu Anda sudah mendengar tentang betapa kayanya Mark Zuckerberg karena Facebook. Melihat seriusnya perkembangan teknologi yang berkaitain dengan komputer dan Internet, dunia semakin membutuhkan ahli pemograman untuk membuat beragam aplikasi. Dengan matematika yang mencakup ke dalam berbagai topik dari studiteoritis algoritma dan perhitungan dapat membantu penerapan sistem komputasi dalam perangkat keras dan perangkat lunak.

8. Ahli forensik

Serial CSI mematahkan pemahaman kaku tentang ahli forensik yang memakai kacamata, berpakaian jas putih dan mengurusi mayat di rumah sakit. Menjadi ahli forensik mengundang rasa penasaran untuk tidak hanya bekerja menggunakan prinsip-prinsip matematika demi mengetahuilokasi korban ketika darah ditumpahkan namun juga untuk mencari tahu jenis senjataatau dampak yang terjadi dari cedera yang dialami korban.

Tuesday, July 14, 2015

Tetaplah bersyukur

Suatu ilustrasi agar kita slalu bersyukur atas apa yg kita alami.

(M) = manusia
(T) = Tuhan

M : Tuhan, bolehkah aku bertanya padaMU?
T : Tentu saja silahkan!

M : Tapi janji ya, Engkau takkan marah.
T: ya, Aku janji.

M : Kenapa Kau izinkan banyak HAL BURUK terjadi padaku hari ini?
T : Apa Maksudmu?

M : Aku bangun terlambat.
T : Ya, trus?
M : Mobilku mogok&butuh waktu lama tuk menyala.

T : Oke, trus?
M : Roti yg kupesan dibuat tak seperti pesananku, hingga kumalas memakannya.

T : Hmm, trus?
M : Di jalan pulang, HPku tiba2 mati saat aku berbicara bisnis besar!

T : Benar, trus?
M : Dan akhirnya, saat ku sampai di rumah, aku hanya ingin sedikit b'santai dg mesin
pijat refleksi yg baru kubeli, tapi MATI.
Kenapa tak ada yg LANCAR hari ini?

T : Biar KUperjelas. Ada malaikat kematian
pagi tadi, dan Aku mengirimkan malaikatKU
tuk berperang melawannya agar tak ada hal buruk terjadi padamu! KUbiarkan kau
terTIDUR disaat itu.
M : Oh, tapi...

T : AKU tak biarkan mobilmu
menyala TEPAT WAKTU karna ada pengemudi mabuk lewat
didepan jalan & akan MENABRAKmu.
M : (merunduk)

T : Pembuat burgermu sedang
sakit, AKU tak ingin kau tertular, oleh karena itu anaknya yang membuat burger..
M : (tarik nafas)

T : HPmu KUbuat mati karena
mereka PENIPU, KUtak mungkin membiarkanmu
tertipu. Lagipula bisa mengacaukan
KONSENTRASImu dlm mengemudi bila ada yg
mghubungimu kala HP menyala..

M : (mataku berkaca-kaca) aku
mngerti Tuhan
T : Soal mesin pijat refleksi,, KUtau kau blm sempat beli voucher listrik, bila mesin itu
dinyalakan maka akn mgambil
banyak daya
listrikmu,, KU yakin kamu tak ingin berada dlm kgelapan ditengah mlm.

M : (menangis tersedu) Maafkanku Tuhan!
T : Tak apa, tak prlu minta maaf.

Bljar lah tuk prcaya PADAKU. RencanaKU padamu lebih baik dari rencanamu sndiri.
Yakinlah bahwa Aku selalu baik.
Yakinlah sgala Usahamu PASTI sukses.
Blajarlah tuk slalu bersyukur atas APAPUN yg terjadi karena smuanya akn indah pada wktunya.

Wednesday, June 24, 2015

10 SIKAP PRIA YANG DISUKAI OLEH WANITA

Bila Anda ingin menjadi seorang pria yang disukai oleh wanita,
khususnya oleh kekasih, Anda perlu mengetahui sikap apa saja
yang umumnya disukai oleh wanita.
Dengan pengetahuan ini, Anda bisa mengembangkan potensi
yang masih tersembunyi dan memperbaiki sikap yang kurang
disukai oleh wanita. Ketika sikap Anda semakin menyukakan
hatinya, maka cintanya pada Anda akan semakin besar.

1.Komunikatif
Menurut hasil riset, wanita memerlukan lebih banyak waktu untuk
bicara can diajak bicara dibandingkan dengan pria. Wanita
menyukai pria y ang komunikatif dan selalu punya bahan
pembicaraan yang menarik. Pria yang humoris tentu saja punya
nilai plus di mata wanita.

2.Perhatian
Wanita menyukai pria yang penuh perhatian. Perhatian yang wajar
dan tulus bisa membuat wanita merasa dihargai dan disayangi.
Bila disampaikan pada saat yang tepat, perhatian yang kecil pun
bisa meninggalkan kesan yan manis dan tak terlupakan.

3.Pengertian
Pria yang penuh pengertian tidak suka memberi ceramah panjang
lebar, memasang wajah cemberut atau marah besar untuk
mengubah kebiasaan buruk kekasihnya. Ia selalu siap
memanfaatkan kesalahannya, berusaha mentolerir kelemahannya,
berupaya memenuhi keinginannya, mencoba melihat dari sudut
pandangnya, dsb.

4.Tegas
Wanita memerlukan seorang pendamping yang bisa bersikap
tegas dan bisa mengambil keputusan. Misalnya, ketika bingung
untuk memilih, wanita memerlukan Anda untuk membantunya
mengambil keputusan. Laki-laki yang plin-plan, ragu-ragu dan
susah memgambil keputusan biasanya kurang dihargai.

5.Tegar
Wanita mengagumi pria yang bersikap tegar dan berjiwa besar.
Ketegaran tidak tampak ketika segala sesuatu berjalan lancar.
Justru ia diuji ketika ada masalah, ketika hubungan terancam
putusa, ketika ujian gagal, ketika terjadi PHK, dsb. Pria yang
mudah menyerah, putus asa dan frustasi tidak menarik bagi
seorang wanita. Bagaimana mungkin aku akan berlindung pada
seorang bayi yang rapuh!

6.Menghormati Wanita
Wanita akan menghormati pria yang menghormatinya. Kapan
wanita merasa dihormati? Ketika dia dibukakan pintu dan
dipersilahkan masuk duluan, ketika beban yang diangkatnya
diambil alih, ketika dia tidak dibiarkan menunggu terlalu lama,
ketika dia dipuji di depan orang lain, ketika hasil karyanya
dihargai, dsb.

7.Melindungi Wanita
Meskipun suka dilindungi, namun wanita tidak menyukai
perlindungan yang over dan kaku. wanita tidak merasa dilindungi
bila kemana-mana selalu dikawal, diawasi atau dimonitor
meskipun dengan dalih demi keselamatanmu. Wanita juha tida
suka terlalu diatur dan dilarang meskipun dengan alasan demi
kebaikanmu. Wanita menghargai perlindungan yang lembut.
Misalnya, berjalan atau menyeberang pada posisi aman, ditemani
ketika dia merasa ketakutan, diantar ke dokter ketika dia sakit,
didampingi ketika dia naik jet coster, dsb.

8.Menghargai Wanita
Wanita ingin dihargai dan diperlakukan oleh kekasihnya. Dia tidak
suka mendampingi pria yang berkesan tidak terlalu
menghargainya. Kapan dia merasa dihargai? Ketika dari luar kota
Anda meneleponnya dan bilang Aku merindukanmu, ketika Anda
meminta pendapatnya, ketika Anda tidak menyembunyikan
seseuatu dengan alasan itu urusan laki-laku, dsb.

9.Simpatik
Pria yang simpatik tidak hanya bersikap baik kepada kekasihnya,
tapi juga kepada keluarga kekasihnya, kepada teman-temannya
dan kepada orang lain. Dengan demikian dia membuktikan bahwa
kebaikannya bukan sandiwara, tapi benar-benar kebiasaan dan
sifatnya.

10.Romantis
Pria yang romantis biasanya bersikap manis, memperlakukan
kekasihnya dengan lembut, memanggilnya dengan sebutan yang
romantis, memberi bunga pada hari-hari spesial, dsb. Meski tidak
setampan Tom Cruise, Brad Pitt dan selembut Richard Gere, setiap
pria perlu belajar untuk bersikap romantis. Mengapa? Karena pria
yang romantis adalah pria idaman wanita.

Tuesday, June 23, 2015

Faktor penyebab 400 ribu lulusan sarjana S1 menganggur !!

Ya benar, data terkini menunjukkan sebanyak 400 ribu lulusan sarjana S1 menganggur. Setiap hari mereka berjibaku mengirim lamaran kerja, berdesakan di setiap acara Job Fair sekedar mengambil formulir pendaftaran. Dengan peluh di sekujur tubuh. Dengan wajah kusut dan rasa frustasi.Tak ada yang lebih pedih daripada menjadi seorang pengagguran.

Apalagi pengangguran terdidik. Masa kuliah 4 atau 5 tahun seperti terbuang sia-sia, juga biaya kuliah puluhan juta dari orang tua.Harga diri seorang yang jobless juga bisa termehek-mehek. Apalagi kalo nanti pas lebaran ditanya, oh sudah lulus ya, sekarang kerja dimana. Masih pengangguran bude. Pedih. Galau.

Jadi kenapa 400 ribu lulusan Sarjana S1 jadi pengangguran? Ada setidaknya lima alasan atau faktor kunci yang bisa menjelaskan kenapa banyak sarjana S1 yang jadipengangguran. Mari kita bedah satu demi satu

# 1 : Low Economic Growth.
Pada akhirnya, elemen ini adalah salah satu faktor kunci yang menentukan angka pengangguransebuah negara.Sejatinya, berdasar rumus standar internasional, angka pengangguran di Indonesia hanyasekitar 5.81%, masih relatif bagus,dibanding misalnya angka pengangguran di Perancis yang tembus 9% atau bahkan di Spanyol yang lebih ngeri, 23%.Idealnya, angka pengangguran itusebaiknya 3%. Kalau lebih rendah malah bisa bahaya, karena industri atau perusahaan akan sangat kesulitan mencari tenaga kerja baru.Nah untuk mencapai angka pengangguran yang ideal, butuh pertumbuhan ekonomi yang mak nyus, atau sekitar 8 – 10%. Data terakhir pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya sekitar 4.7%. Masih jauh dari harapan.Btw, di negara-negara maju, pertumbuhan ekonomi sebesar 3% sudah dinilai sangat bagus. Untuk negara emerging countries seperti India, China dan Indonesia,pertumbuhan yang dianggap fenomenal adalah 7% keatas (India dan China bisa melakukannya berulang kali. Indonesia belum).Pertumbuhan ekonomi yang kurang bagus membuat industri dan perusahaan enggan melakukan ekspansi. Artinya kebutuhan tenaga kerja baru juga stagnan. Muncul-lah barisan masif pengangguran Sarjana S1

# 2 : Overqualified Skills.
Secara mengejutkan data menunjukkan secara persentase, jumlah lulusan S1 yang menganggur ternyata lebih tinggi dibanding lulusan SMK/SMA atau bahkan SLTP (maksudnya dari total lulusan Sarjana, persentase yang menganggur lebih banyak dibanding lulusan SMA/SMK).Dengan kata lain, secara persentase, lulusan SMA/SMK lebih banyak yang terserap dalamlapangan kerja dibanding lulusan S1 (waduh, ngerti gitu dulu ndak usak kuliah yak. Uhuk).Kenapa bisa begitu? Simpel : karena kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan banyak industri di tanah air ya cukup sebatas lulusan SMK/SMA. Ribuan pabrik di Indonesia masih berada pada level “tukang jahit”, belum melangkah ke fase yang lebih advance.Karena kelasnya masih hanya tukang jahit, ya butuhnya cukup lulusan SMA/SMK. Ngapain lulusan S1. Nanti malah sok gengsi dan minta gaji mahal. Uhuk.Demikian juga, di sektor perdagangan. Ribuan toko yang ada di pasar, mal, dan ruko hanya butuh penjaga toko yang lulusan SMA saja. Memang lulusan S1 mau suruh jaga toko HP di Roxy? Malu keleus.

# 3 : Too Many Social Graduates.
Di tanah air ini mungkin terlalu banyak lulusan jurusan sosial humaniora (ekonomi, manajemen,hukum, sospol, sastra, dst, dst).Di hampir semua kampus di Indonesia pasti ada fakultas Hukum dan Ekonomi. Padahal mungkin kebutuhan lulusan dua fakultas ini tidak sebanyak pasokan jumlah sarjana yang lulus. Over supply. Akhirnya jadi pengangguran.Demikian juga, ribuan sarjana sosial lulus, dan menemui fakta bahwa gelar yang mereka pegang ternyata tidak laku di pasaran. Akhirnya jadi pengangguran lagi.Di sisi lain, sebenarnya kita sangat kekurangan jumlah sarjana teknik (engineering). Kita kekurangan sekitar 120 ribu insinyur padahal ada ribuan KM jalan raya dan ribuan megawatt listrik yang akan dibangun. Masakyang harus bangun jalan tol dan listrik, lulusan Sarjana Sastra Jawa.Btw, studi World Bank menunjukkan jumlah lulusan engineering sebuah negara berbanding lurus dengan kemajuan bangsa itu. Secara persentase, lulusan sarjana teknikdi Jepang, Korea, Taiwan dan China sangat tinggi. Tak heran mereka jadi negara maju.

# 4 : Stupid Graduates.
Selain faktor-faktor makro sepertidiatas, mungkin banyak pengangguran karena faktor sarjananya sendiri yang tulalit. Maksudnya banyak lulusan Sarjana S1 yang penguasaan teori dan kapasitas intelektualnyatidak kapabel.Banyak orang suka bilang, wah percuma kuliah itu hanya teori. Inistatement yang agak bodoh.Untuk menjadi sarjana top ya penguasaan teori atas bidang ilmu-mu harus benar-benar ngelothok. Anda tidak akan mungkin bisa menjadi profesionalhebat kalau penguasaan teori-muamburadul.Kalau Anda mau jadi Manajer Marketing yang hebat, ya Anda harus paham benar tentang teori perilaku konsumen, teori brandingdan teori strategi. Kalau Anda mau jadi manajer HRD yang hebatya Anda harus paham teori tentang human capital, teori tentang talent management, dst, dst.Sekali lagi, Anda hanya akan mudah menjadi jobless atau karyawan abal-abal jika penguasaan teori akan bidang kerjamu sangat buruk.Maka problemnya bukan “kuliah itu kebanyakan teori”. Problemnyajustru banyak lulusan S1 yang penguasaan teori –nya NOL BESAR. Wajar kalau mereka jadi pengangguran.Mungkin karena di era digital sekarang ini, mayoritas mahasiswa lebih asyik baca status di social media daripada baca buku berkualitas setebal 300 halaman. Lalu dengan seenaknya bilang, wah kuliah itu hanya teori doang.Teori doang gundulmu alus le.Kalau penguasaan teori para lulusan S1 itu abal-abal, ya wajar mereka jadi pengangguran.

# 5 : No Wow Factor.
Oke ini adalah faktor yang terakhir. Kalau faktor yang keempat menyangkut aspek kognitif (daya intelektualitas dan penguasaan ilmu dan teori), makafaktor yang kelima ini menyangkuthasil nyata : kebanyakan sarjana nganggur karena memang sama sekali tidak punya something wow. Hidupnya datar-datar saja, dan terlalu mainstream.Sudah penguasaan teorinya buruk, ditambah selama menjadi mahasiswa selama 4 – 5 tahun, tidak pernah menghasilkan sesuatu yang layak dijadikan “penambah nilai jual” dihadapan tim rekrutmen (mungkin saat jadi mahasiswa kerjanya cuma setor muka kuliah, pulang ke kosan, main game, sibuk socmed, hahahihi, setor muka kuliah lagi, begitu terus sampe lulus).Wong ndak punya something wowdan penguasaan teori buruk kok bermimpi diterima kerja di Chevron atau Citibank dengan gajipertama langsung 10 juta/bulan. Gaji 10 juta dari Hongkong ?!!Wow Factor ini memang tidak mudah direngkuh. Mungkin dibutuhkan kreativitas, daya juang, resourcefulness dan ketekunan untuk menciptakannya.Sayangnya, 95% mahasiswa tanah air mungkin tidak punya elemen-elemen pembentuk wow factor itu.Tanpa wow factor, seorang lulusan sarjana tidak akan bisa stand out above the crowd. Nasib dia akan sama dengan 400 ribuansarjana lainnya : masuk jadi penambah angka statistik pengangguran.

DEMIKIANLAH, lima faktor atau alasan kunci kenapa ratusan ribu lulusan Sarjana S1 jadi pengangguran. Sebagian karena alasan makro, sebagian karena faktor kompetensi diri para lulusannya sendiri.Pesan terakhir bagi mereka yang mungkin masih jadi pengangguran, atau adik, keponakan, teman atau saudara Anda yang masih jobless.You create your own future. You write your own storyline.

Sumber : kaskus

3 Mitos Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Mengecas Baterai HP

Saat kita pertama kali membeli sebuah handphone sering kali sang penjual menyuruh kita untuk melakukan pengecasan selama 6-8 jam penuh alias semalaman, tujuannya agar baterai menjadi lebih awet dan dapat digunakan selama bertahun-tahun.

Tidak hanya itu mitos-mitos tentang cara mengecas baterai hp sering kali terdengar seperti melakukan deep charge, smartphone tidak perlu dimatikan dan sebagainyaMitos-mitos yang beredar tersebut sering kali membuat kita bingung tentang mana yang benar dan harus diikuti.

Perlu diketahui bahwa perkembangan teknologi baterai sudah mengalami kemajuan yang pesatdari 10 tahun yang lalu. Kini sebagian produsen hp seperti Apple, Samsung, LG, Sony dan lainnya sudah menggunakan baterai berjenis lithium-ion yang rata-rata akan tahan selama 3 sampai 5 tahun masa pemakaian. Oleh karena itu kini saya menulis tentang 3 mitos yang perlu anda ketahui tentang mengecas Baterai HP.

1. Mitos melakukan pengecasan 6-8 jam nonstop saat hp pertamakali dibeli.

Sampai sekarang ini masih banyak orang yang mempercayaihal ini. Bahkan seringnya kalimat"Melakukan cas 6-8 jam nonstop" keluar dari mulut penjual handphone membuat hal ini melekat erat di otak pembeli dan mereka merasa bahwa hal ini adalah hal yang benar.Baterai hp saat pertama kali dibeli biasanya hanya berisi dayasekitar 40-60% saja, kenapa begitu ? Tentu saja pabrik juga memiliki alasan sendiri kenapa tidak mengisi baterai sampai penuh saat akan dijual.Baterai jaman sekarang kebanyakan sudah memiliki teknologi pintar dimana dia akan mematikan pasokan listrik secara otomatis saat baterai sudah penuh daya. Ibaratkan saja sebuah baterai seperti sebuah gelas kosong, jika gelas sudah penuh air maka sebanyak apapun anda mengisi air tentu jumlah air didalam gelas akan tetap sama saja.

Jadi selama apapun anda mengisi daya baterai bahkan sampai berjam-jam pun tidak akan memberikan efek apa-apa terhadap baterai itu sendiri jika baterai sudah penuh. Tindakan tersebut bahkan mungkin cenderung akan merusak baterai.Jika anda tidak percaya maka anda bisa membuka buku user guide (buku petunjuk pengguna) yang ada didalam kotak hp. Silahkan cari petunjuk tentang cara mengisi baterai yang benar. Apakah pihak pabrik menganjurkan anda mengisi baterai selama 8 jam lebih saat pertama kali membeli ? Tentu tidak bukan ? Pabrik tentu lebih pintar dan lebih tahu tentang produknya ketimbang para penjual hp.Kesimpulannya : Cabut kabel charger saat baterai sudah penuh terisi daya dan jangan melakukan tindakan sia-sia seperti mengecas hp selama 8 jam lebih.

2. Jangan mengecas hp jika baterai belum benar-benar habis atau dalam kondisi 0%.

Ini adalah salah satu mitos yang salah kaprah tentang mengecas hp. Para pabrikan smartphone besar seperti Samsung dan Apple bahkan tidak menyarankananda melakukan deep charge seperti ini. Baterai berjenis Lithium-ion malah akan mengalami kondisi tidak stabil bila dayanya benar-benar habis atau 0%.Kesimpulan :Lakukan pengecasan bila daya baterai sudah mencapai 10%. Hal tersebut akan membuat baterai akan bertahan lebih awet.

3. Smartphone tidak perlu dimatikan sama sekali.

Smartphone memang sebuah mesin tetapi sebuah mesin juga perlu untuk istirahat layaknya manusia. Ada baiknya anda mematikan smartphone sekali dalam seminggu atau 3 hari sekali selama beberapa menit. Mematikan smartphone berguna agar sistem dapat melakukan reboot secara normal yang berdampak positif terhadap baterai.Selain itu mungkin anda perlu mempertimbangkan untuk mematikan smartphone saat anda sedang tidur untuk mengindari masalah kesehatan yang diakibatkan signal seluler.

10 SIKAP WANITA YANG DISUKAI OLEH PRIA

Bila Anda ingin menjadi seorang wanita yang disukai oleh pria,
khususnya oleh kekasih, Anda perlu mengetahui sikap apa saja
yang umumnya disukai oleh pria. Dengan pengetahuan ini, Anda
bisa mengembangkan potensi yang masih tersembunyi dan
memperbaiki sikap yang kurang disukai oleh pria.
Ketika sikap Anda semakin menyukakan hatinya, maka cintanya
pada Anda akan semakin besar.

1. Keibuan
Banyak pria yang terpikat pada wanita yang bersikap keibuan,
lembut, perhatian dan penuh kasih sayang. Perlakuan wanita yang
keibuan bisa membuat pria merasa aman ketika sedang
ketakutan, tentram ketika sedang gelisah dan senang ketika
sedang ingin dimanja. Tidak usah menunggu sampai melahirkan
untuk memunculkan sifat keibuan. Bagaimanapun kepribadiannya,
setiap wanita punya potensi keibuan.

2.Kekanak-kanakan
Dalam batas kewajaran, sifat kekanak-kanakan seorang wanita
bisa menjadi daya tarik tersendiri di mata pria. Tentu saja bukan
sifat anak kecil yang negatif dan menjengkelkan, tapi yang
menyenangkan. Misalnya, kemanjaan seorang wanita bisa
membangkitkan naluri kebapaan dan kejantanan seorang pria.
Keceriaan wanita bisa membuat pria lebih bergairah. Dan antusias
wanita bisa membuat pria lebih menikmati hidup.

3.Pengertian
Sikap pengertian seorang wanita membuat pria merasa dihargai
dan diterima sebagai mana adanya. Sikap ini tercermin dari
adanya tenggangrasa, mudah memaafkan, memilih waktu yang
tepat bila hendak mengkritik, dsb. Misalnya, ketika menduga
kekasihnya berbuat salah, wanita yang pengertian tidak langsung
menghujaninya dengan kata-kata kasar, namun mencoba
mengerti dulu duduk persoalannya.

4.Menghargainya
Wanita yang bisa menghargai pria adalah wanita dambaan pria.
Berbeda dengan wanita yang suka diperlakukan dengan lembut,
pria umumnya lebih suka dihargai. dipuji dengan tulus dan diberi
kepercayaan. Penghargaan dari seorang wanita bisa membuat pria
merasa bangga dengan dirinya dan lebih percaya diri.

5.Memperhatikan Penampilan
Pria menyukai wanita yang memperhatikan penampilan.
Penampilan menunjukkan kadar penghargaan seorang wanita
kepada dirinya. Tidak jadi masalah apakah dia tampil sensual,
natural, sportif atau romantis.

6.Komunikatif
Pria menyukai wanita yang komunikatif, yang enak diajak bicara.
Meski topik pembicaraan yang disukai pria umumnya berbeda
dengan yang diminati wanita, namun wanita yang komunikatif
bisa mengimbanginya. Ia tidak hanya menjadi pendengar yang
pasif, tapi aktif merespon lawan bicaranya. Ia tahu bagaimana
menjadi pendengar yang baik, bagaimana mengalihkan
pembicaraan yang terlalu serius dan bagaimana membuat
pembicaraan menjadi lebih menarik.

7.Supel
Wanita yang supel, ramah dan suka bergaul mempunyai nilai plus
di mata pria. Wanita yang supel tahu bagaimana menghadapi
orang yang lebih tua dan bagaimana memperlakukan orang yang
lebih muda. Ketika menghadapi situasi baru, meski pada mulanya
tampak grogi, namun dia dapat segera menyesuaikan diri.

8.Menghormati Diri Sendiri
Pria sangat menghormati wanita yang menghormati dirinya
sendiri, sopan dan tahu etiket. Dengan menghormati dirinya
sebetulnya wanita sedang menunjukkan kepada pria bagaimana
dia harus diperlakukan.

9.Menyukai Diri Sendiri
Wanita yang menyukai dirinya selalu tampak lebih menarik
dibandingkan wanita yang kurang menyukai dirinya. Ia selalu
tersenyum ketika melihat wajahnya di cermin, merawat tubuhnya,
meningkatkan kualitas hidupnya dan berusaha memberi yang
terbaik bagi dirinya. Dengan menyukai diri sendiri, ia
memancarkan pesona yang membuat pria menyukainya juga.

10.Simpatik
Pria sangat mengagumi wanita yang murah hati, suka
memperhatikan orang lain, senang menghibur yang susah, tidak
pandang bulu dan tidak bergaya ekslusif. Kebaikan yang mengalir
dengan wajar dan spontan mencerminkan hati yang mulia. Ada
inner beauty yang memancar keluar dengan indah dan
mempesona.

Penebang Kayu Kehilangan Kapak

Alkisah, ada seorang penebang kayu. Suatu hari dia kehilangan kapaknya, sehingga dia tidak bisa bekerja. Dia mencurigai tetangganya yang mencuri kapaknya.

Pagi itu ketika sang tetangga berangkat & menutupi peralatan kerjanya dengan kain, rasanya kapaknya pasti disembunyikan disana, apalagi tetangga ini senyumnya terasa tidak tulus.

Pasti dia pencurinya.Besoknya, tetangganya bahkan terasa jadi ramah berlebihan karena biasanya jarang menyapa, kali ini menyempatkan berbasa-basi. Apalagi dilihat hasil tebangan kayunya dua hari ini banyak sekali, pasti dia menebang menggunakan kapak curiannya.

Semakin dipikir semakin yakin. Pada hari ketiga baru disadari ternyata kapaknya tersimpan di laci dapur. Istrinya yang sedang keluar kota menyimpankan disana. Senang benar hatinya karena kapaknya dapat ditemukan kembali.

Dia amati lagi tetangganya yang lewat, dan diamerasa tetangga ini tidak berkelakuan seperti pencuri & senyumnya juga tulus-tulus saja. Bahkan percakapannya terasa sangat wajar dan jujur.

Dia heran kenapa kemarin dia melihat tetangganya seperti pencuri?

Persepsi membentuk kenyataan, pikiran kita membentuk sudut pandang kita. Apa yang kita yakini akan semakin terlihat oleh kita sebagai kenyataan.

Sebagai contoh, apapun yang dilakukan orang yang kita cintai adalah baik dan benar. Anak nakal dianggap lucu, kekasih pelit dianggap berhemat, orang cerewet dibilang perhatian, keras kepala dibilang berprinsip & makanan tidak enak dibilang bergizi.

Hidup tidak pernah & tidak ada yang adil, tidak ada benar salah, kita ciptakan sudut pandang kita sendiri. Kita menemukan apa yang kita ingin temukan. Apa yang terlihat bukan kenyataan, kenyataan adalah siapa kita & bagaimana kita memandang semuanya itu. Pandangan kita berubah mengikuti perubahan jaman & keadaan.